Semangat Local Crafters Pride Dalam Acara Bandung Brewers Cup 2017

Bandung, 14 Desember 2017 - Coklat Retro bergerak dengan semangat “Local Crafters Pride”, gerakan untuk mendukung potensi para pelaku kreatif lokal. Kopi merupakan salah satu minuman favorit yang merupakan kebanggaan Tanah Air dengan biji kopi dan teknik penyajian yang beragam. Semangat “Local Crafters Pride” kali ini ditujukan kepada barista sebagai seniman yang dengan apiknya mengolah biji kopi sampai menjadi minuman yang kita nikmati tiap hari.

Manual Brew Community (MBC) bekerjasama dengan Coklat Retro menyelenggarakan Bandung Brewers Cup (BBrC), sebuah acara seduh kopi menggunakan alat manual (manual brewing). Acara ini akan diselenggarakan di The Soko Coffee Tea Chocolate, Jl. Raya Resort No. 19, Dago Resort Pakar (Wisma Joglo), Bandung pada tanggal 15 - 17 Desember 2017, dimulai pukul 09.30 WIB. Tujuan dari BBrC adalah untuk mengapresiasi para penggiat kopi di seluruh Indonesia, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas, baik kopi maupun penggiatnya.

Bertindak sebagai head judge adalah Adi W. Taroepratjeka yang mengetuai 17 juri lainnya. Telah terdaftar sejumlah 96 peserta, kurang lebih 49 % berasal dari Kota Bandung dan sekitarnya sementara 51 % berasal dari luar seluruh kota di Indonesia. Selain kompetisi seduh kopi, akan ada coffee talks yang melibatkan petani kopi, peserta, coach, dan juri. Para pembicara merupakan penggiat kopi di Indonesia dan telah berpengalaman di bidangnya yaitu John​ ​Chendra (Q​ ​Grader​ ​&​ ​R​ ​Grader), Mirza Luqman Effendi (Goat Coffee Roaster), Eko​ ​Purnomowidi​ (Klasik​ ​Bean), Ryan Wibawa​ ​​(Starbucks Indonesia), dan Dody Samsura ​​(Roaster). 

Acara hiburan juga akan turut meramaikan jalannya kegiatan BBrC dengan menampilkan musisi HMGNC, 4 Peniti, Ammy Kurniawan, Rockligion, Light Dancer By GYBD, Sanggar 10, dan Eddi Brokoli sebagai pemandu acara.

Kehadiran BBrC diharapkan dapat menjadi wadah bagi para penggiat kopi dari seluruh Indonesia untuk saling bertukar informasi, pembekalan bagi seluruh peserta, dan tentunya semangat kesatuan untuk terus memajukan potensi kopi sebagai kebanggaan lokal yang kita punya.