COKLAT RETRO INSIDE : HOLLISTER LAND

SIntroducing Ginding, seorang builder muda dengan garage-nya Hollister Land yang berdiri tahun 2012, berlokasi di Jl. Pasirwangi Wetan no. 198, Gudangkauripan, Lembang. Sejak SD sudah memiliki semangat “mengoprek” motor, hobi balap motor saat SMP, dan mulai tertarik dengan motor-custom saat SMA. Hingga saat kuliah mencoba membangun motor pertamanya, yaitu Scorpio yang dikustom menjadi cafe racer. Dari situ teman-temannya melihat dan banyak yang memesan kustom motor ke Hollister Land.

Ginding dan Hollister Land ini bisa dibilang pemain baru dalam dunia perakitan motor. Saat pertama kali memulai, Ginding menemui tantangan dalam teknik pembuatan dan pemesanan part, akhirnya dia banyak sharing dengan builder lain seperti @glanets dan @yasashii . Sebagai pendatang baru, Hollister Land pernah menempati posisi kedua di Kustomfest 2016 dalam kategori cafe racer. Itu merupakan pertama dan terakhir kalinya Hollister Land mengikuti kompetisi, dan berencana untuk ikut lagi tahun ini.

Kalau ditanya jenis motor favorit, Ginding akan menjawab; caferacer, karena basic-nya dia memang suka balap. Kemudian Chopper dan Bobber, karena Ginding merasa dalam pembuatan Chopper dan Bobber dia bisa lebih banyak menyalurkan kreativitasnya, lebih banyak part yang bisa dikreasikan secara handmade.

Hampir setiap hari bergelut dengan motor, tapi Ginding bukan orang yang senang riding jauh. Dia lebih suka ngulik dan ngoprek motor. Selama proses pembangunan motor pun Ginding lebih suka dengan suasana yang tenang dan mengerjakan semuanya sendiri.

Scotydy (US), Prime Supply (US), dan Shin Nakamura adalah 3 builder yang menjadi idola Ginding karena mereka lebih banyak menggunakan teknologi lama. Buat Ginding, teknologi lama itu tidak sepraktis jaman sekarang, lebih banyak proses yang dilalui. Dari proses itulah kita akan semakin menghargai hasil akhir karya kita. 

Ada tips nih buat braders yang juga pengen memulai jadi builder:

  1. Disiplin waktu
  2. Sering sharing dengan builder lain
  3. Hargai setiap proses

Kepuasan terbesar yang Ginding dapatkan selama membangun motor adalah ketika akhirnya bisa melampaui batas-batas dirinya sendiri, dan bagaimana dia bisa menyalurkan kreativitasnya menjadi sebuah karya yang berwujud. 

“Jangan pernah ngeremehin kemampuan diri sendiri, terus ngulik, terus cari, pasti bisa.”