KUSTOM ART WORKSHOP WITH DECKY SASTRA : CIANJUR

Bertepatan dengan keseruan Coffee Braaake di Ciamis, hari Sabtu tanggal 10 Desember 2016 kemarin Coklat Retro juga mengadakan Kustom Art Workshop yang berlokasi di Country Rock Cafe, Cianjur. Braders-braders yang sudah berkumpul akan mendapatkan ilmu dari Decky Sastra mengenai seluk beluk Kustom Kulture, dan dimoderatori oleh Eddi Brokoli. Workshop dibuka dengan membahas pengertian tentang Kustom Kulture, yaitu sebuah budaya atau tindakan yang membuat sesuatu yang biasa menjadi tidak biasa. Meskipun Kustom Kulture identik dengan otomotif, Kustom Kulture sendiri tidak pernah lepas dari Kustom Art-nya, di mana media visual sangat berperan dalam menampilkan karakteristik kita sebagai pecinta kustom kulture.

Saat workshop, Decky ikut menampilkan beberapa karya yang telah dibuatnya, seperti melukis di sepatu kanvas, helm, tas, jaket untuk Maliq & d’Essentials, dan lain-lain. Gaya gambar yang sering Decky gunakan adalah ilustrasi yang dipadukan dengan tipografi. Ilustrasi-ilustrasi Coklat Retro juga merupakan karya dari Decky. Rasa ingin tahu braders sangat tinggi, banyak yang melakukan tanya-jawab dengan Decky tentang bayaran sebuah karya, cat yang digunakan, dan lain-lain. Saat workshop juga ditampilkan helm yang digambar oleh dari Irvine Jasta dan disandingkan dengan milik Decky, tapi bukan untuk dinilai mana yang lebih bagus. Di sini Decky ingin menunjukkan bahwa setiap seniman pasti memiliki karakter yang berbeda walaupun diberi tema atau media yang sama. Kustom Art bukan tentang siapa yang paling bagus, tapi bagaimana kita bisa menunjukkan identitas dan karakteristik kita masing-masing melalui karya. Tidak hanya untuk kita, Kustom Art juga jadi menarik ketika kita menerima pesanan dari orang lain untuk membuat gambar, di situ kita akan tertantang untuk memvisualisasikan karakteristik yang diinginkan oleh si pemesan menggunakan gaya gambar kita. Dan yang namanya gaya gambar juga bukanlah sesuatu yang harus disukai oleh semua orang. Bukan berarti juga kita harus ahli dalam semua gaya gambar. Semua tergantung karakter dan selera si seniman dan pemesan.

Setelah mendapatkan ilmu dari Decky, braders-braders sudah tidak sabar untuk langsung mencoba berkarya di shellpack Coklat Retro menggunakan marker warna putih, perak, dan emas yang telah dibagikan. Karya dari braders-braders sangat bervariasi dari gaya gambarnya. Decky sampai sempat bingung memilih mana yang paling menarik perhatian. Akhirnya terpilihlah 4 peserta yang kemudian menjelaskan kepada braders lainnya kenapa mereka membuat karya itu. Suasana di Cianjur rame dan seru banget, brads. Antusias para peserta sangat tinggi, baik saat berkarya maupun tanya jawab dengan Decky. Suasana juga semakin hangat dan ramai dengan celotehan humor dari sang moderator Eddi Brokoli.

 

Semoga pengalaman ini bisa membuka pandangan braders lebih luas tentang Kustom Kulture dan membuat para braders semakin semangat untuk berkarya. Kustom Art tentunya bisa menjadi cara kita untuk terus berani berekspresi dan menampilkan jati diri kita yang sesungguhnya, gak harus selalu jadi yang biasa-biasa saja. Terima kasih atas keseruannya, Cianjur! Sampai ketemu lagi ya braders-braders di Tasikmalaya tanggal 17 Desember 2016 nanti!